Dalam Islam tidak ada Dosa Warisan dan Dosa Tebusan
Dengan jalan demikian, maka sifat kaedilan dan kasih sayang Tuhan kepada hamba-Nya telah tersalurkan. Oleh karena itu maka Yesus disebut juru selamat. Demikian menurut kepercayaan kristen yang sebenarnya kepercayaan tersebut tidak ada dalam Alkitab sebagai dasar hukumnya.
Adapun sumber ajaran tentang adanya dosa warisan itu adalah dari Paulus, dan bukan dari Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru. Nah kalau begitu, bagaimana yang terdapat dalam Alkitab?
- Didalam Perjanjian Lama tertulis sebagai berikut:
”Orang yang berbuat dosa itu juga akan mati, maka anak tiada akan menanggung kesalahan bapanya, dan bapapun tiada akan menanggung kesalahan anaknya, kebenaran orang yang benar akan tergantung atasnya dan kejahatan orang fasikpun akan tergantung atasnya (Kitab Nabi Jehezikel 18/20)
Tetapi jika orang fasik itu bertobat daripada segala dosa yang telah diperbuatnya, lalu memeliharakannya segala hukumku dan dibuatnya mana yang benar dan betul, niscaya orang itu akan hidup juga, tiada ia akan mati dibunuh (Kitab Nabi Jehezikel: 18/22)
- Didalam Perjanjian Baru tertera sebagi berikut:
Tetapi kata Yesus:’Biarkanlah kanak-kanak itu, jangan dilarangnya mereka itu datang kepadaku, karena orang yang sama seperti inilah yang empunya kerajaan sorga”(Matius:19/14)
Demikianlah duduk persoalan yang sebenarnya yang tercantum dalam taurat Nabi Musa atau Perjanjian lama, dan juga yang tercantum dalam Injil nabi Isa – Yesus Kristus – atau perjanjian baru.
Selanjutnya bagaimana menurut kitab suci Al Qur’anul Karim?
Ataukah belum diberitahukan kepadanya apa yang adadi dalam lembaran-lembaran Musa? Dan lembaran-lembaran Ibrahim? Bahwa seorang yang berdosa tidak akanmemikul dosa orang lain (An Najm:36-38)
Dan lebih tegas lagi dan lebih menyeluruh lagi pengertiannya adalah ayat sebagi berikut:
Dan bahwasannya seorang manusia tiada memperoleh apapun selain apa yang telah diusakannya (An Najm:39)
Demikianlah penjelasan dari Al Quran bahwa orang yang berdosa itu, ya dari hasil karya sendiri, dan orang yang berpahalapun juga karena memetik hasil karyanya sendiri pula. Tidak ada dosa warisan atau kiriman dan juga tidak ada pahala warisan atau kiriman.
Kemudian setelah kita baca ayat-ayat dalam Perjanjian lama, Perjanjian baru dan Al Quran tentang tidak adanya dosa warisan dan tidak adanya pula tebusan dosa, maka sekarang kita perlu ketahui sumber penyelewengan dari ajaran Taurat, Injil dan Al Quran tentang masalah ini. Marilah kita baca surat kiriman Paulus kepada Rum diantaranya:
”Sebab itu, sebagaimana oleh sebab seorang berdosa, maka dosa sudah masuk ke dalam dunia ini, dan maut oleh sebab dosa itu, dan atas peri demikian, maut itu menimpa sekalian manusia, maka karena itulah sekalian berbuat dosa” (Rum:5/12)
Paulus berpendapat bahwa: Dunia ini menjadi ada dosa karena dimasuki oleh seorang yang berdosa, yakni Adam nenek moyang manusia sedunia ini. Maut atau hukuman yang kekal itu lantaran dosa. Dosa yang diperbuat oleh Adam menimpa sekalian manusia sebagai warisan dari dosa nenek moyang.
Demikianlah pendapat Paulus yang mengilhami umak Kristen berkeyakinan adanya dosa warisan.














Komentar
4 weeks 16 hours ago
6 weeks 3 days ago
9 weeks 3 days ago
10 weeks 11 hours ago
11 weeks 3 hours ago
11 weeks 4 days ago
12 weeks 1 day ago
12 weeks 6 days ago
13 weeks 4 days ago
14 weeks 3 days ago