Klo ke Tangerang, eling lan waspada aja ya...

Jumat kemarin aa ma neng jalan2 malam sambil nyobain eman (enak nyaman) nya Avanza. Lalu sekira jam 19.30an niat ingin istirahat sebentar di lapangan parkir. Disana ada beberapa pengendara motor dan pasangan muda mudi duduk2 di rumput pinggir lapangan parkir. Mana lampu mercury bersinar dengan terangnya. Berbekal sebungkus breadtalk en 2 botol mizone, aa ma neng lalu ngobrol intensif. Samasekali saling jaga diri gak berbuat mesum apapun. Namanya juga sepasang kekasih yang berencana merajut masadepan.
"Yang kemarin aa bilang setback tuh gimana aa?" Tanya neng sambil senyum.
Lalu aa praktekkan, dengan menarik tuas smp sandaran jok supir mundur rada telentang kebelakang. "Ini yang namanya setback itu lho neng..." Goda aa sok tau.

Gak smp 5 menit, baru aja terniat mo jalan lagi, aa narik tuas agar posisi sandaran jok supir kembali ke posisi semula. Tiba2 sebuah sedan patroli berhenti disamping kiri Avanza. Lalu seorang petugas mendekati sisi aa, dengan sikap galak menyorot nyorotkan lampu senternya kedalam mobil. Melalui jendela kaca yang dah aa buka lagi. Kaca jendela di posisi sebelah kiri neng duduk masih tertutup. Aa lalu disuruh keluar mobil, diminta KTP lalu diinterogasi. Petugas kedua masuk ke Avanza menjajari neng di dalam. Waktu aa minta agar neng diajak bicaranya diluar mobil aja. Petugas menolak, dengan alasan buat jaga pandangan orang.

Singkat ceritera kami disangka melakukan pelanggaran Perda Kodya Tangerang No. 8 Seri E Tahun 2005, tentang Pelarangan Pelacuran. Karena pada saat digerebeg kaca jendela tertutup mana berlapis film yang gelap. Lalu sandaran jok supir kurang tegak. Apalagi sandaran jok neng malahan berposisi semi berbaring. "Klo kaca terbuka kami bisa memaklumi klo cuma ngobrol. Tentu kami akan menyarankan buat mencari tempat yang layak. Restoran misalnya. Atau tempat2 umum lainnya yang tidak akan menimbulkan kecurigaan. Gimana? Mo dibawa ke Pos atau diselesaikan disini saja." Kata petugas. Berpikir daripada daripada daripada, akhirnya ditempuh jalan damai.

Aa cuma menghimbau kepada siapapun yang mo ke Tangerang, agar eling lan waspada aja. Klo mo ngobrol dalam kendaraan pribadi ditempat umum. Jangan lupa duduk yang manis sopan dan kaca jendela dibuka. Terus sampai kendaraan kembali berada di badan jalan. Baru deh ditutup buat kenyamanan berkendara. Sebab klo ketanggor kayak aa ma neng, semua alasan positif apapun gak akan didengar. Bayangin deh betapa aa ma neng mana malu, mana trauma, mana UUD lagi. Menjalani musibah ini apalagi klo bukan tepo sliro sambil mencari hikmah yang tersembunyi. Makanya neng, hayu atuh kita segera menikah aja. Gak nonton berita di TV tuh? Ternyata dimana mana lagi gencar operasi Pekat buat sambut dan jaga kesucian bulan suci Ramadhan 1428 Hijriyyah.
"Ujan gerimis aje ikan bawal diasinin. Neng nangis aje bulan Syawal minta dikawinin."

vide: http://www.lbh-apik.or.id/perda%20tangerang.htm

Powered by Drupal - Design by artinet

Listed on: Online Free Directory Submission BACK-LINKS and PAGE-RANK WEB DIRECTORY

Free targeted website traffic - www.ad-traffic.net

BlogCatalog