Salah satu pengalaman mati suri

Kesaksian Warga Bengkalis yang Mati Suri dalam Temu Alumni ESQ
''Menyaksikan Orang Disiksa dan Ingin Kembali ke Dunia''
Laporan Idris Ahmad - Pekanbaru

Pengalaman mati suri seperti yang dialami Aslina, telah pula dirasakan banyak orang. Seorang peneliti dan meraih gelar doktor filsafat dari Universitas Virginia Dr Raymond A Moody pernah meneliti fenomena ini. Hasilnya orang mati suri rata-rata memiliki pengalaman yang hampir sama. Masuk lorong waktu dan ingin dikembalikan ke dunia.

Berikut catatan Riau Pos yang turut serta mendengarkan kesaksian Aslina dalam temu Alumni ESQ (emotional, spiritual, quotient) Ahad (24/9) di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru.

Catatan ini dilengkapi pula dengan penjelasan instruktur ESQ Legisan Sugimin yang mengutip Al-Quran yang menjelaskan orang yang mati itu ingin dikembalikan ke dunia, serta penelusuran melalui internet tentang Dr Raymond.

Bagi pembaca yang ingin mengetahui perihal Dr Raymond dapat membuka situs www.lifeafterlife.com dan hasil penelitian Raymond tentang mati suri dapat dibaca di buku Life After Life.

Aslina adalah warga Bengkalis yang mati suri 24 Agustus 2006 lalu. Gadis berusia sekitar 25 tahun itu memberikan kesaksian saat nyawanya dicabut dan apa yang disaksikan ruhnya saat mati suri.

Sebelum Aslina memberi kesaksian, pamannya Rustam Effendi memberikan penjelasan pembuka. Aslina berasal dari keluarga sederhana, ia telah yatim. Sejak kecil cobaan telah datang kepada dirinya.
Pada umur tujuh tahun tubuhnya terbakar api sehingga harus menjalani dua kali operasi. Menjelang usia SMA ia termakan racun. Tersebab itu ia menderita selama tiga tahun. Pada umur 20 tahun ia terkena gondok (hipertiroid). Gondok tersebut menyebabkan beberapa kerusakan pada jantung dan matanya. Karena penyakit gondok itu maka Jumat, 24 Agustus 2006 Aslina menjalani check-up atas gondoknya di Rumah Sakit Mahkota Medical Center (MMC) Melaka Malaysia . Hasil pemeriksaan menyatakan penyakitnya di ambang batas sehingga belum bisa dioperasi.

''Kalau dioperasi maka akan terjadi pendarahan,'' jelas Rustam. Oleh karena itu Aslina hanya diberi obat. Namun kondisinya tetap lemah. Malamnya Aslina gelisah luar biasa, dan terpaksa pamannya membawa Aslina kembali ke Mahkota sekitar pukul 12 malam itu. Ia dimasukkan ke unit gawat darurat (UGD), saat itu detak jantungnya dan napasnya sesak. Lalu ia dibawa ke luar UGD masuk ke ruang perawatan. ''Aslina seperti orang ombak (menjelang sakratulmaut, red). Lalu saya ajarkan kalimat thoyyibah dan syahadat. Setelah itu dalam pandangan saya Aslina menghembuskan nafas terakhir,'' ungkapnya. Usai Rustam memberi pengantar, lalu Aslina memberikan kesaksiaanya.

''Mati adalah pasti. Kita ini calon-calon mayat, calon penghuni kubur,'' begitu ia mengawali kesaksiaanya setelah meminta seluruh hadirin yang memenuhi Grand Ball Room Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru tersebut membacakan shalawat untuk Nabi Muhammad SAW. Tak lupa ia juga menasehati jamaah untuk memantapkan iman, amal dan ketakwaan sebelum mati datang. ''Saya telah merasakan mati,'' ujar anak yatim itu. Hadirin terpaku mendengar kesaksian itu. Sungguh, lanjutya, terlalu sakit mati itu.

Diceritakan, rasa sakit ketika nyawa dicabut itu seperti sakitnya kulit hewan ditarik dari daging, dikoyak. Bahkan lebih sakit lagi. ''Terasa malaikat mencabut (nyawa, red) dari kaki kanan saya,'' tambahnya. Di saat itu ia sempat diajarkan oleh pamannya kalimat thoyibah. ''Saat di ujung napas, saya berzikir,'' ujarnya. ''Sungguh sakitnya, Pak, Bu,'' ulangnya di hadapan lebih dari 300 alumni ESQ Pekanbaru.

Diungkapkan, ketika ruhnya telah tercabut dari jasad, ia menyaksikan di sekelilingnya ada dokter, pamannya dan ia juga melihat jasadnya yang terbujur. Setelah itu datang dua malaikat serba putih mengucapkan Assalaimualaikum kepada ruh Aslina. ''Malaikat itu besar, kalau memanggil, jantung rasanya mau copot, gemetar,'' ujar Aslina mencerita pengalaman matinya. Lalu malaikat itu bertanya: ''siapa Tuhanmu, apa agamamu, dimana kiblatmu dan siapa nama orangtuamu.'' Ruh Aslina menjawab semua pertanyaan itu dengan lancar. Lalu ia dibawa ke alam barzah. ''Tak ada teman kecuali amal,'' tambah Aslina yang Ahad malam itu berpakaian serba hijau. Seperti pengakuan pamannya, Aslina bukan seorang pendakwah, tapi malam itu ia tampil memberikan kesaksian bagaikan seorang muballighah. Di alam barzah ia melihat seseorang ditemani oleh sosok yang mukanya berkudis, badan berbulu dan mengeluarkan bau busuk. Mungkin sosok itulah adalah amal buruk dari orang tersebut.

Aslina melanjutkan. ''Bapak, Ibu, ingatlah mati,'' sekali lagi ia mengajak hadirin untuk bertaubat dan beramal sebelum ajal menjemput. Di alam barzah, ia melanjutkan kesaksiannya, ruh Aslina dipimpin oleh dua orang malaikat. Saat itu ia ingin sekali berjumpa dengan ayahnya. Lalu ia memanggil malaikat itu dengan ''Ayah''. ''Wahai ayah bisakah saya bertemu dengan ayah saya,'' tanyanya. Lalu muncullah satu sosok. Ruh Aslina tak mengenal sosok yang berusia antara 17-20 tahun itu. Sebab ayahnya meninggal saat berusia 65 tahun. Ternyata memang benar, sosok muda itu adalah ayahnya. Ruh Aslina mengucapkan salam ke ayahnya dan berkata: ''Wahai ayah, janji saya telah sampai.'' Mendengar itu ayah saya saya menangis.Lalu ayahnya berkata kepada Aslina. ''Pulanglah ke rumah, kasihan adik-adikmu.'' ruh Aslina pun menjawab. ''Saya tak bisa pulang, karena janji telah sampai''. Usai menceritakan dialog itu, Aslina mengingatkan kembali kepada hadirin bahwa alam barzah dan akhirat itu benar-benar ada.

''Alam barzah, akhirat, surga dan neraka itu betul ada. Akhirat adalah kekal,'' ujarnya bak seorang pendakwah. Setelah dialog antara ruh Aslina dan ayahnya. Ayahnya tersebut menunduk. Lalu dua malaikat memimpinnya kembali, ia bertemu dengan perempuan yang beramal shaleh yang mukanya bercahaya dan wangi. Lalu ruh Aslina dibawa kursi yang empuk dan didudukkan di kursi tersebut, di sebelahnya terdapat seorang perempuan yang menutup aurat, wajahnya cantik. Ruh Aslina bertanya kepada perempuan itu. ''Siapa kamu?'' lalu perempuan itu menjawab.''Akulah (amal) kamu.''

Selanjutnya ia dibawa bersama dua malaikat dan amalnya berjalan menelurusi lorong waktu melihat penderitaan manusia yang disiksa. Di sana ia melihat seorang laki-laki yang memikul besi seberat 500 ton, tangannya dirantai ke bahu, pakaiannya koyak-koyak dan baunya menjijikkan. Ruh Aslina bertanya kepada amalnya.''Siapa manusia ini?'' Amal Aslina menjawab orang tersebut ketika hidupnya suka membunuh orang. Lalu dilihatnya orang yang yang kulit dan dagingnya lepas. Ruh Aslina bertanya lagi ke amalnya tentang orang tersebut. Amalnya mengatakan bahwa manusia tersebut tidak pernah shalat bahkan tak bisa mengucapkan dunia kalimat syahadat ketika di dunia. Selanjutnya tampak pula oleh ruh Aslina manusia yang dihujamkan besi ke tubuhnya. Ternyata orang itu adalah manusia yang suka berzina. Tampak juga orang saling bunuh, manusia itu ketika hidup suka bertengkar dan mengancam orang lain.

Dilihatkan juga pada ruh Aslina, orang yang ditusuk dengan 80 tusukan, setiap tusukan terdapat 80 mata pisau yang tembus ke dadanya, lalu berlumuran darah, orang tersebut menjerit dan tidak ada yang menolongnya. Ruh Aslina bertanya pada amalnya. Dan dijawab orang tersebut adalah orang juga suka membunuh. Tampak pula orang berkepala babi dan berbadan babi. Orang tersebut adalah orang yang suka berguru pada babi. Ada pula orang yang dihempaskan ke tanah lalu dibunuh. Orang tersebut adalah anak yang durhaka dan tidak mau memelihara orang tuanya ketika di dunia. Perjalanan menelusuri lorong waktu terus berlanjut. Sampailah ruh Aslina di malam yang gelap, kelam dan sangat pekat sehingga dua malaikat dan amalnya yang ada disisinya tak tampak. Tiba-tiba muncul suara orang mengucap : Subnallah, Alhamdulillah dan Allahu Akbar. Tiba-tiba ada yang mengalungkan sesuatu di lehernya. Kalungan itu ternyata tasbih yang memiliki biji 99 butir.

Perjalanan berlanjut. Ia nampak tepak tembaga yang sisi-sisinya mengeluarkan cahaya, di belakang tepak itu terdapat gambar kakbah. Di dalam tepak terdapat batangan emas. Ruh Aslina bertanya pada amalnya tentang tepak itu. Amalnya menjawab tepak tersebut adalah husnul khatimah. (Husnul khatimah secara literlek berarti akhir yang baik. Yakni keadaan dimana manusia pada akhir hayatnya dalam keadaan (berbuat) baik,red). Selanjutnya ruh Aslina mendengarkan azan seperti azan di Mekkah. Ia pun mengatakan kepada amalnya. ''Saya mau shalat.'' Lalu dua malaikat yang memimpinnya melepaskan tangan ruh Aslina. ''Saya pun bertayamum, saya shalat seperti orang-orang di dunia shalat,'' ungkap Aslina.

Selanjutnya ia kembali dipimpin untuk melihat Masjid Nabawi. Lalu diperlihatkan pula kepada ruh Aslina, makam Nabi Muhammad SAW. Dimakam tersebut batangan-batangan emas di dalam tepak ''husnul khatimah'' itu mengeluarkan cahaya terang. Berikutnya ia melihat cahaya seperti matahari tapi agak kecil. Cahaya itu pun bicara kepada ruh Aslina. ''Tolong kau sampaikan kepada umat, untuk bersujud di hadapan Allah.''Selanjutnya ruh Aslina menyaksikan miliaran manusia dari berbagai abad berkumpul di satu lapangan yang sangat luas. Ruh Aslina hanya berjarak sekitar lima meter dari kumpulan manusia itu. Kumpulan manusia itu berkata. ''Cepatlah kiamat, aku tak tahan lagi di sini Ya Allah.'' Manusia-manusia itu juga memohon. ''Tolong kembalikan aku ke dunia, aku mau beramal.''
Begitulah di antara cerita Aslina terhadap apa yang dilihat ruhnya saat ia mati suri. Dalam kesaksiaannya ia senantiasa mengajak hadirin yang datang pada pertemuan alumni ESQ itu untuk bertaubat dan beramal shaleh serta tidak melanggar aturan Allah.

Setelah kesaksian Aslina, instruktur Pelatihan ESQ Legisan Sugimin yang telah mendapat lisensi dari Ary Ginanjar (pengarang buku sekaligus penemu metode Pelatihan ESQ) menjelaskan bahwa fenomena mati suri dan apa yang disaksikan oleh orang yang mati suri pernah diteliti ilmuan Barat.
Legisan mengemukakan pula, mungkin di antara alumni ESQ yang hadir pada Ahad (24/9) malam itu ada yang tidak percaya atau ragu terhadap kesaksian Aslina. Tapi yang jelas, lanjutnya, rata-rata orang yang mati suri merasakan dan melihat hal yang hampir sama. ''Apa yang disampaikan Aslina, mungkin bukti yang ditunjukkan Allah kepada kita semua,'' ujarnya.Legisan menjelaskan penelitian oleh Dr Raymond A Moody Jr tentang mati suri. Raymond mengemukakan orang mati suri itu dibawa masuk ke lorong waktu, di sana ia melihat rekaman seluruh apa yang telah ia lakukan selama hidupnya. Dan diakhir pengakuan orang mati suri itu berkata: ''Dan aku ingin agar aku dapat kembali dan membatalkan semuanya.''

Menanggapi kesaksian Aslina yang melihat orang-orang berteriak ingin dikembalikan ke dunia dan ingin beramal serta penelitian Raymond yang menyebutkan ''aku ingin agar aku dapat kembali dan membatalkan semuanya,'' Legisan mengutip ayat Al-Quran Surat Al-Mu'muninun (23) ayat 99-100:
(Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), Hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata:''Ya, Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia).''(99). Agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampai hari mereka dibangkitkan.(100).

Sebagai penguat dalil agar manusia bertaubat, dikutipkan juga Quran Surat Az-Zumar ayat 39: ''Dan kembalilah kamu kepada Tuhan-Mu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi).''Usai pertemuan alumni itu, Aslina meminta nasehat dari Legisan. Intruktur ESQ itu menyarankan agar Aslina senatiasa berdakwah dan menyampaikan kesaksiaannya saat mati suri kepada masyarakat agar mereka bertaubat dan senantiasa mentaati perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Setelah acara, banyak di antara alumni yang bersimpati dan ingin membantu pengobatan sakit gondoknya. Para hadirinpun menyempat diri untuk berfoto bersama Aslina. Semoga pembaca dapat mengambil pelajaran dari kesaksiaan Aslina.***
diambil dari http://bulir.blogspot.com/2006_10_01_archive.html

Dimana Surga?

kok pada ceritanya ttg alam kubur aja ya?. Trus ke neraka kok ngga sempat ke surga ya? apa islam hanya bisa sampai di alam kubur dan neraka saja ?. Tolong kabarkan kalau ada islam yg udah pernah sampai ke surga dan ketemu ama muhamad di sana ya !!!. setau gua ,yg pernah sampai ke surga bertemu dengan Allah dan Isa almasih hanya orang kristen aja loh. saran saya kepada anda sekalian, carilah kebenaran. karna semua itu adalah buat anda pribadi dan andalah yg memilih untuk anda sendiri kemana anda akan pergi nantinya. apakah ikut muhamad ke alam kubur saja dan dekat di alam neraka atau sebaiknya ikut Isa almasih dekat dgn Allah di surga !!! sadarlah muslim ,jgn memuja islam!! sebaiknya anda memuja Allah dengan mengikuti kebenaran dari Firman Allah sendiri yaitu Isa almasih !!!

SADARLAH......

WAHAI KAMU SESAT (NASRANI)....
KENAPA KALIAN MENYEMBAH ISA ALMASIH....?
APA KRN DIA LAHIR TANPA SEORANG BAPAK.....?
KALO BEGITU ANDA TIDAK KONSISTEN....
KNP ANDA TIDAK MENYEMBAH NABI ADAM...? NABI ADAM TIDAK ADA BAPAK DAN TIDAK ADA IBU....
HAHAHAHAHAHA..........
LEBIH HEBAT NABI ADAM DONK DARI NABI ISA.... NABI ISA MASIH ADA IBUNNYA (MARYAM) SEDANGKAN NABI ADAM TIDAK ADA BAPAK DAN IBUNYA...
LALU SIAPA YANG MENCIPTAKAN NABI ADAM.......?
YAITU ALLAH SWT...... YANG MAHA PENCIPTA... MAHA KUASA...MAHA MELIHAT....MAHA PENGGENGGAM..
APA ANDA (KAUM KRISTEN) TIDAK MENGAMBIL HIKMAH DIBALIK PERISTIWA TSUNAMI DI ACEH....?
MESJID-MESJID YANG TIDAK JAUH DARI LAUT MASIH BERDIRI KOKOH SEDANGKAN BANGUNAN YANG DI SEKITARNYA HANCUR RATA DENGAN TANAH...... APA KALIAN (KAUM NASRANI) TIDAK BISA LIHAT KEKUASAAN ALLAH SWT YANG BERADA DI SEKITAR KALIAN..?
APA KALIAN SUDAH BUTA MATA DAN BUTA HATI....?

Kasihan ya Anda....

Kalau mencari syurga sepertinya itu bukan untuk anda. Anda telah di butakan hati, pikiran dan seluruh jasmani dan rohani anda. Sampai2 keliru menafsirkan Tuhan yang sebenarnya. Memang agama yang anda puja2 mengajarkan kebaikan d kasih. Saya tahu karena saya pernah mempelajari. Tapi tidak lebih dari itu, yang lainnya tidak masuk di akal. Islam mengajarkan banyak hal kehidupan dunia akhirat dan membawa kebaikan serta masuk diakal dan syurga adalah untuk orang2 yang benar2 mengerti dan menjalani apa yang telah di perintahkan oleh Tuhan saya Allah S.W.T. Mencari kebaikan memang tidak gampang apalagi kalau mau masuk syurga seperti apa yang ada di dalam AlQur'an. Makanya baca dan pelajari jangan cuma asal cuap2 dan kosong isinya. ALQur'an atau .........

Kamu bisa menulis di halaman

Kamu bisa menulis di halaman ini berkenaan Allah dan Nabi Isa a. s. Putera Mariam!!!! Tetapi setahu saya, selama ini ORANG ORANG KAFIR KERISTIAN tidak pernah menyebut nama ALLAH SUBHANAHUWATAALA ! Kamu ORAND ORANG KAFIR sering menyebut nama JESUS ! Jesus itu ( dalam Islam Nabi Isa a.s. PUTERA MARIAM ) atau lebih jelas lagi SON of MARIAM hanya lah seorang Rasul Allah,sama seperti Nabi Muhamad s.a.w. Kami orang orang ISLAM tidak berhenti menyebut nama ALLAH dari awal pagi sehingga ka malam kerana kami mengakui bahawa ALLAH lah tuhan yang sebenar nya di dunia, di mana mana planet juga dan di Akhirat. Jika srkira nya Nabi Isa a.s. PUTERA MARIAM di izin kan Allah untuk turun ke bumi sekarang ini, sudah tentu kamu semua ORANG ORANG KAFIR akan di laknati oleh Baginda kerana tidak mengikuti ajaran Nabi Muhamad s.a.w. kerana Baginda Nabi Isa a.a. sendiri berugama ISLAM. Tetapi, malang nya perkara ini HANYA akan berlaku apabila akan tiba HARI KIAMAT. Ini yang di janji kan oleh Allah Subhanahuwataala dan Allah Subhanahuwataala tidak sekali kali memungkiri janji.

Bethullll !!!!!!!!!!

Betul Yang Anda Tulis "jgn memuja islam!! sebaiknya anda memuja Allah"
Tapi menurut saya (mohon maaf).
Kita takkan merasakan manis bila tak tahu rasa pahit.

reply..

justru anda yang harus cari kebenaran!!!

isa almasih adalah nabi mulia di dalam islam beliau adalah pembawa kitab Allah injil untuk kaum bani israil sebelum nabi Muhammad lahir..

dengan catan bukan injil paulus!! dan campur tangan manusia..

sadarlah umat kristiani!!!!
kalian di jalan yang salah!!
sebelum kematian tiba..

kami tidak memuja islam, kami memuja Allah... Tuhan yang satu,, tidak mempunyai isteri atau anak, tidak diperlibetkan dengan konsep trinitas bawaan roimawi..

pelajari qur'an.. semua firman Allah .. mengenai penciptaan manusia,, alam semsta dan lain sebagainya yang baru bisa dibuktikan oleh ilmu pengetahuan modern sekarang,, tidak mungkin bangsa arab bahkan nabi Muhammad itu sendiri buta huruf dapat membuat al-qur'an yang sebegitu indah dan tidak berubah!!! satu ayatpun.. dari jaman nabi samapi sekrang suatu mukjizat dari Allah..

saya pelajari anatara perjanjian lama dan baru menemukan 1000 keterbalikan yang tidak logis,, dan narasi cerita.. oleh paulus seorang yahudi dari tarsus dan orang2 yg mengaku yohanes dll...

mikire itu pake otak mas,, nggak pake dengkul,, jelas2 ajaran kristen saat ini dah salah kaprah,, beda denagn jaman nabi isa.. dan hanya untuk kaum bani israil!!! bahkan ada seorang pastur meresmikan pernikahan homoseksual...

saya dah pelajari semua,, dan saya yakin islam adalah agama yang benar..

saya sarankan anda segera bertobat.. karena kematian itu pasti akan datang... dan setelah itu tak ada ampunan lagi bagi orang yang tidal mengakui dalam hati tiada tuhan selain Allah...

biar ngaca sama kelakuan

keindahan surga melebihi keindahan dunia.
kalo orang berzina diceritain ttg bidadari surga, pasti dia semakin doyan berzina.
kisah itu sebagai peringatan bagi orang2 yang sombong seperti ini....yang merasa amalnya cukup untuk membalas kebaikan Tuhan. (padahal bersuyukur atas udara pun lupa!)...merasa layak idup di surga (sementara sering bikin orang sakit hati).....merasa memiliki mata dan telinga, tangan dan kaki (tapi suka menghina...ga menghargai orang yg beda keyakinan..)

"maka janganlah mengatakan dirimu suci. Dia-lah yang paling mengetahui tentang orang-orang yang bertakwa" (QS. An Najm: 32)

mau nyuruh2 mencari kebenaran??? cari dulu Yang Maha Benar!

Kok gak make gambaran kehidupan Syurga ya?

Desi pernah dengar juga kabar kejadian matisuri. Katanya sih almarhumah nenek mertua di 1942 pernah mengalaminya matisuri selama 15 menit semasa gadis usia 15 tahun. Almarhumah bangun lagi tatkala tengah dimandikan. Tapi gak pernah terdengar ceritera apa yang beliau alami selama 15 menitan itu. Kecuali heran selama beberapa saat. Ada juga beberapa khabar yang lain, tapi gak sejelas yang diceriterakan oleh ukhti Aslina itu.

Subhanallah. Begitu dahsyat akan pedihnya azab kubur. Gimana pula akan kehidupan di Neraka nanti?? Nauzubillah minzalik. Makanya pengingatan yang hendak disampaikan oleh ukhti anjani tentu akan mengena. Ayooo, mari kita berlomba lomba di jalan Allah seperti tuntunan agama Islam yang juga yang telah digariskan dalam Al-Quran, Al-Hadist dan penjelasan dari para alim ulama dan para pemuka agama yang berakhlakul karimah.

Klo mendalami ceriteranya, Desi yakin ukhti Aslina itu khusnul khatimah, yang ganjarannya adalah Syurga. Ini Janji Allah SWT lho. Klo gak percaya tanya aja ma ustadz/ustadzah.
Pertanyaan Desi, kok gak diperlihatkan kehidupan Syurgawi seperti yang dijanjikan itu ya?
Kenapa ya? Apa karena bagi ukhti Aslina dah jelas haq nya. Atau ada hikmah yang lain?

--------------------------------------------------------------
Subhanallah. Alhamdulillah. Allahu Akbar. Makasih ya.

Ngomong Tok

Ngomong tok soal sorga ma neraka emang kalian dah pernah kesana????

aku juga pernah ngalami

Yang aku alami kok beda ya, rasanya ada disuatu lapangan yang hijau, banyak orang2 berkumpul langitnya berwarna agak merah semua orang
bergembira ria banyak yang bermain layang2 ada hamparan padang rumput yang luas dan indah sama sekali tidak ada pemandangan yang menyeramkan, tetapi ini mungkin hanya khyalanku saja yang menjelma saat itu karena aku memang selalu memimpikan alam yang indah dan kehidupan yang ceria.

Powered by Drupal - Design by artinet

Listed on: Online Free Directory Submission BACK-LINKS and PAGE-RANK WEB DIRECTORY

Free targeted website traffic - www.ad-traffic.net

BlogCatalog