Wanita Dambaan Hati
Sedang mencari pasangan hidup? Mau yang bagaimana?
Kebanyakan orang (terutama anak muda yang merasa ‘gaul’) pasti memilih yang baik-baik menurut kebanyakan orang. Yang cantik lah (bagi yang mau cari bini), yang ganteng lah, baik lah, yang pinter lah, yang kaya, terhormat, dan sebagainya.
Tapi, yang perlu diperhatikan sekali, kalau orang berwatak jelek pasti dapat pasangan yang sama jeleknya. Kalau baik, dapat yang baik-baik juga. Intinya, kalau pingin dapat baik, ya ... Kita harus jadi baik dulu.
Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki- laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga). QS Annuur : 26.
Nah, rumus (ayat) di atas berlaku juga dengan hal seperti ini : laki-laki pemabok adalah jodohnya wanita tukang teler, lelaki ‘gaul’ adalah jodohnya wanita ‘gaul’, lelaki mata duitan jodohnya juga begitu.
Kalau ada pasangan yang tidak memenuhi rumus di atas, dapat dipastikan akan pecah atau bubrah, minimalnya jadi stress atau nggak pernah damai. Mau? Boleh!!
Tapi, kalau kita mencari pasangan hanya dengan tujuan ‘damai’ saja akan sangat sulit dicapai. Pasalnya, kalau ukuran ‘damai’ di dunia, maka kita akan bersaing dengan manusia-manusia lain yang tak kunjung selesai dalam mencukupi kerakusannya. Hasilnya terkadang kita akan menjadi kelas menengah ke bawah yang ‘setengah mati’ susahnya untuk menikmati hidup.
Maka, mencari pasangan itu haruslah dengan tujuan ‘damai’ yang diciptakan dari kesadaran terhadap ‘kedamaian abadi’ yang hanya ada di akhirat kelak. Maksudnya, pasangan yang baik agamanya, begitoh lhooh!!
Jadi, siap melamar? Ntar dulu!! Emangnya sudah bertekad untuk menjadi baik (agamanya) belum? Kalau sudah, ya silahkan! Tak perlu takut kalau kita merasa belum soleh. Yang penting tekad untuk menjadi sholeh, dan cari pasangan yang juga bertekad sama. Semoga dapat .... Amiiiin.
Bagaimana urusan cinta? Bukankah cinta adalah segalanya (kata orang-orang)? Bagaimana pula dengan kecantikan, kedudukan, harta? Apa tidak dipikirkan?
Ya, tentu kita pikirkan. Tapi cinta yang disebabkan ketertarikan akan kecantikan saja termasuk cinta yang dangkal. Cinta sejati adalah berasal dari usaha hati untuk menyelami dan berbagi dalam kebaikan. Maka cinta sejati hanya bisa dipisahkan oleh prinsip hidup utama : apakah berkhianat kepada Allah sebagai Sang Pencipta Cinta dan Maha Mencintai atau tidak.
Maka, walau pasangan hidup kita seorang budak, tapi kalau Sang Pencipta Cinta berkenan, cintailah budak itu. Tetapi kalau ada puteri cantik nan kaya raya tetapi syirik, maka dekati dia jadikan beriman terus lamar!! Kalau tetap syirik, jangan lamar! Cari saja yang lain.
Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun Dia menarik hatimu. dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun Dia menarik hatimu. mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran. QS Al Baqoroh : 221














Komentar
4 weeks 1 day ago
6 weeks 3 days ago
9 weeks 3 days ago
10 weeks 1 day ago
11 weeks 19 hours ago
11 weeks 5 days ago
12 weeks 2 days ago
12 weeks 6 days ago
13 weeks 5 days ago
14 weeks 4 days ago